Cak Imin: Siapapun Capres yang Didukung PKB Itu yang Menang

Jurnalpolitik.id – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengungkapkan sedikit pengalamannya dalam Pemilihan presiden 2014 silam.

Muhaimin — atau yang akrab disapa Cak Imin — mengatakan, waktu itu, calon wakil presiden (Cawapres) Hatta Rajasa mengaku dirinya dan Prabowo Subianto kalah dalam pilpres lantaran tidak didukung PKB.

“Sahabat saya, Hatta Rajasa pasangan Pak Prabowo setelah selesai Pilpres bilang, ‘Ini kita kalah gara-gara nggak didukung PKB, andai saja PKB dukung Prabowo pasti menang,” kata Cak Imin saat menghadiri perayaan Imlek bersama komunitas Tionghoa di Restoran Eka Ria, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (12/2).

Hadirin pun menyambut penuturan Cak Imin tersebut dengan gelak tawa para.

Cak Imin melanjutkan, sampai saat ini banyak pengamat yang menyatakan bahwa capres dan cawapres yang diusung PKB pasti akan menang.

“Pengamat hari ini mengatakan sama, siapapun yang didukung PKB itu yang menang,” kata Cak Imin.

Sebagaimana diketahui, pada Pilpres 2014, PKB mengusung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK). Pasangan tersebut memenangkan kontestasi.

Pada 2019 mendatang, PKB kembali mengusung Jokowi. Sementara untuk cawapresnya, Jokowi belum memberikan sinyalemen apapun. Cak Imin sendiri masuk dalam daftar cawapres Jokowi.

Cak Imin Sebut Pernyataan Ketua MPR Soal LGBT sebagai Sampah Kampanye

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Islandar (Cak Imin) membantah tudingan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan yang menyebut ada lima fraksi di DPR RI setuju dengan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) dan pernikahan sesama jenis.

Pernyataan Zul tersebut viral di media sosial hingga ikut disebar oleh elit partai politik dan sejumlah tokoh nasional, salah satunya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

Menanggapi hal tersebut, Cak Imin mengatakan peryataan Zul tersebut sama sekali tidak berdasar, bahkan dinilai hoax.

Cak Imin menyatakan bahwa hingga saat ini DPR belum pernah membahas Rancangan Undang-undang (RUU) terkait LGBT. Dia pun menuding pernyataan Zul sangat bermuatan politis.

“Pak @mohmahfudmd jangan percaya berita hoax dan sampah kampanye yang sengaja bikin kontroversi; faktanya tidak demikian, kita memang harus selalu waspada,” cuit Cak Imin di laman twitter pribadinya, cakimiNOW, Minggu 21 Januari 2018.

Tidak hanya kepada Mahfudz MD, Cak Imin juga mengingatkan Anggota DPD RI, Fahira Idris, untuk tak bermain-main dengan informasi hoax soal LGBT.

Diketahui, Fahira turut mendukung pernyataan Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu sebagaimana Mahfudz MD.

“Juga mbak @fahiraidris jangan berhoax karena mayoritas Fraksi tidak seperti berita palsu itu. Hebat juga cara memancing kontroversi versi ketua MPR,” tegas Cak Imin.

Sebelumnya, Zulkifli Hasan menyatakan bahwa ada lima partai yang mendukung perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Namun dia tidak menjelaskan partai apa saja.