Sudah Tahu Penyebab Rem Motor Berbunyi ? Berikut Ulasannya

by Lisda Nurlaela
Penyebab Rem Motor Berbunyi

Rem pada kendaraan bermotor, merupakan salah satu dari sekian spare part yang sangat penting. Hanya saja dalam beberapa momen, rem tersebut berbunyi selagi pengendara melakukan pengereman.

Sumber suara tersebut, terdengar menyakitkan bagi yang mendengarnya. Walaupun tidak melakukan pengereman mendadak, suara tersebut masih saja membayangi. Penasaran penyebab rem motor berbunyi ? Simak ulasan berikut.

 

Penyebab Rem Berbunyi Saat Pengereman

1. Kampas Rem Telah Menipis

Seperti telah dilansir harapanrakyat.com, semakin sering pemakaian, beberapa spare part pada kendaraan perlu dibersihkan atau diganti dengan spare part yang baru. Kondisi ini juga berlaku bagi kendaraan, yang mengeluarkan decitan saat melakukan rem.

Sumber suara bisa saja tejadi, akibat dari tipisnya kampas rem akibat jangka waktu pemakaian. Tidak hanya menyebabkan polusi suara, kampas yang sudah tipis menyebabkan rem tidak pakem atau kurang menggigit.

Penyebab munculnya suara decitan, berasal dari adanya gesekan yang terjadi antara piringan (disc brake) dengan logam kampas.

Mengetahui kondisi tersebut, segera periksa apakah kampas masih dalam kondisi kendaraan. Apabila kampas rem sudah menipis, jangan menunda untuk menggantinya dengan yang baru. Sebab sparepart ini, masuk dalam penunjang keselamatan pengendara.

 

2. Kampas Rem Dalam Keadaan Kotor

Selain akibat dari kampas yang sudah menipis, asal suara berdecit tersebut bisa berasal dari kampas rem motor yang kotor. Kampas yang tidak pernah dibersihkan, akan menumpuk kotoran lebih banyak.

Kondisi kampas yang kotor, tentu saja menghasilkan suara berdecit. Sebab berbagai kotoran tersebut, akan menempel pada bagian cakram atau drum brakenya. Apabila kondisi ini dibiarkan begitu saja, ditakutkan kotoran akan mengering dan berubah menjadi kerak.

Segera atasi bunyi decitan tersebut, dengan membongkar bagian rem. dilansir dari Harapan Rakyat, anda bisa memanfaatkan kemampuan otomotif untuk mengerjakannya sendiri.

Sebagai langkah pertama, silahkan membuka bagian rem bagian depan maupun rem bagian belakang. Bersihkan pada bagian tromol rem, menggunakan pompa atau kompresor. Untuk membersihkan kampas, silahkan gosok menggunakan amplas.

Ketika mengamplas kampas, silahkan lakukan secara perlahan. Jangan terlalu lama untuk mengamplas kampas, agar kampas tidak semakin menipis. Lakukan pembersihan tersebut, kepada kedua trombol rem.

Agar tidak ada kesalahan penanganan, silahkan datangi bengkel resmi terdekat. Berilah keluhan tersebut kepada petugas, maka pekerja akan megatasi masalah tersebut segera mungkin.

 

3. Adanya Masalah Pada Cakram Rem

Pada beberapa momen, suara decitan tersebut disebabkan dari kondisi cakram yang tengah bermasalah. Piringan cakram yang sudah tidak rata, disebabkan dari kampas yang sudah mulai habis ataupun pemakaian dalam jangka waktu yang cukup lama.

Dari ketidakrataan pada piringan cakram itulah, suara decitan berasal. Solusi dari kasus satu ini, pemilik kendaran bisa mengganti piringan tersebut dengan piringan yang baru.

 

4. Kampas Rem Selip

Pengendara sepeda motor, memang tidak dianjurkan untuk melakukan pengereman terlalu sering. Apabila kebiasaan ini terus dilakukan, ditakutkan kampas rem menjadi selip. Apabila kondisi ini terjadi, kemungkinan kampas kopling menjadi keras dapat terjadi.

Kampas kompling yang mengeras, akan berakibat pada rem yang menjadi tidak pakem. Rem motor yang tidak terlalu menggigit, akan membahayakan pengendaranya.

 

5. Adanya Kontaminasi Pada Kampas

Memasuki musim penghujan, rem di beberapa kendaraan akan mengeluarkan suara decitas saat mengerem. Kondisi ini cukup normal, karena air hujan akan mampu membersihkan kotoran ataupun debu yang masih menempel pada kampas rem.

Air hujan tersebut membuat kampas menjadi keset, yang membuatnya mengeluarkan suara berdecit. Namun suara tersebut akan menghilang, dan tidak akan membahayakan pengendaranya.

Ada pula kondisi dimana kampas rem pada kendaraan, terkontaminasi oleh air hujan. Pada kondisi ini, tentunya berbeda dengan kasus sebelumnya. Sebab sebagian orang memiliki keyakinan bila menggunakan minyak ataupun oli, mampu menjadikan rem motor menjadi pakem.

Justru kondisi ini sangat membahayakan, lantaran kampas rem akan menjadi gosong. Apabila kondisi ini terjadi, silahkan mengganti  kampas rem dengan yang baru.

Banyak pengguna motor yang masih acuh tak acuh, bila rem kendaraannya menimbulkan suara aneh saat pengereman. Sebab rem menjadi spare part yang jarang diperhatikan, terkecuali bial memang sedang dilakukan pengecekan oleh pihak bengkel.

Padahal suara decitan yang dihasilkan, membuat pendengarnya merasa sakit telinga. Agar kondisi ini tidak terjadi, lakukan perawatan dan ganti rem tersebut jika diperlukan.