Pemilu, Pilpres

Jika Terpilih, Prabowo-Sandiaga Janji Tidak Ambil Gaji

Pasangan Prabowo-Sandi saat debat pilpres ke-5 di hotel Sultan, Jakarta (13/4)

Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berjanji dan berkomitmen untuk tidak akan mengambil gaji mereka sepeser pun, apabila kelak mendapatkan amanah dari rakyat untuk memimpin Indonesia.ndi

Sandiaga mengatakan berkah yang ia dan Prabowo miliki sudah lebih dari cukup. Oleh karena itu mereka berdua berjanji akan memberikan gaji tersebut kepada kaum yang lebih berhak dan membutuhkannya.

“Allah SWT sudah begitu baik kepada Prabowo-Sandi, kami juga berterima kasih kepada Indonesia yang luar biasa memberikan keluasan kepada kami. Oleh karena itu kami berdua berkomitmen untuk tidak mengambil gaji serupiah pun jika kami mendapatkan amanah ini,” tutur Sandiaga.

Hal itu disampaikan Sandiaga ketika menyampaikan pernyataan penutup dalam debat terakhir di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Sandiaga mengatakan gaji mereka akan diberikan kepada negara dan kaum dhuafa.

“Kami juga meyakini, Insha Allah, Allah yang Maha Membolak-balikan Hati akan memberikan arahan kepada masyarakat untuk memilih yang terbaik,” tutur Sandiaga.

Selain itu, Sandiaga juga mengajak masyarakat untuk datang ke TPS memilih Prabowo-Sandi. Sebab TPS adalah singkatan dari tusuk Prabowo-Sandi.

“Saatnya kita ajak kerabat kita ke TPS tusuk Prabowo-Sandi, kerja gampang tusuk Prabowo-Sandi, pemerintah bersih tusuk Prabowo-Sandi,” jelasnya.

Ads

 

Berapa Gaji Presiden dan Wakil Presiden ?

Penasaran berapa gaji Wakil Presiden? Dalam pasal 2, dicantumkan bahwa gaji pokok Presiden adalah enam kali gaji pokok tertinggi pejabat di Indonesia selain Presiden dan Wakil Presiden. Sementara gaji pokok Wakil Presiden adalah empat kali gaji pokok tertinggi pejabat selain Presiden dan Wakil Presiden.

Selanjutnya, Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2000, gaji pokok tertinggi pejabat negara (Ketua DPR, MA, BPK,) adalah sebesar Rp 5.040.000 per bulan.

Dengan demikian, dapat dihitung, besarnya Gaji Pokok Presiden per bulan yakni 6 kali lipat dari Rp 5.040.000 atau sebesar Rp 30.240.000. Sedangkan Gaji Pokok Wakil Presiden per bulan yakni 4 kali lipat Rp 5.040.000 atau sebesar Rp 20.160.000.

Namun, gaji tersebut belum termasuk tunjangan jabatan yang diterima Presiden dan Wakil Presiden setiap bulannya. Sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 68 Tahun 2001 yaitu sebesar Rp 32.500.000 untuk Presiden dan Rp 22.000.000 untuk Wakil Presiden.

Adapun secara keseluruhan besaran gaji yang diperoleh Presiden adalah mencapai Rp 62.740.030 per bulan. Angka tersebut diperoleh dari gaji pokok ditambah jumlah tunjangan. Sedangkan untuk seorang Wakil Presiden, gaji secara keseluruhan mencapai sebesar Rp 42.160.000 dalam sebulan.

Loading...