Hukum

BPN Siap Beri Bantuan Hukum untuk Subkhan Petani Brebes

Moh. Subkhan saat ditahan di Rutan Mapolres Brebes, Selasa malam (19/3). (Foto: Yunar Rahmawan)

Kasus yang menjerat Moh Subkhan mendapat perhatian dari kubu Capers Prabowo-Sandi. Badan Pemenangan Nasional (BPN) pun berniat untuk memberikan bantuan hukum terhadap petani bawang merah asal Brebes, Jawa Tengah itu.

Hal itu diungkapkan Anggota Direktorat Hukum dan Advokasi BPN, Habiburokhman. Dia menegaskan, pihaknya siap memberikan bantuan hukum kepada Subkhan.

“Jika diminta, kami akan memberikan bantuan hukum kepada Subkhan,” kata anggota Direktorat Hukum dan Advokasi BPN, Habiburokhman kepada wartawan, Rabu (20/3/2019).

BACA JUGA: Subkhan Petani Brebes Ditahan, Sandi: Sedih, Satu Per Satu Pendukung Gugur

Habiburohman malah menuding kasus Subkhan beraroma politis berkaitan dengan pilihan politiknya yang mendukung paslon 02. Dia juga heran kenapa prosesnya sangat cepat.

“Kami tidak tahu persoalan secara detail, tapi kami khawatir kasus ini kental aroma politis. Kita tahu Subkhan juga melaporkan dugaan fitnah bahwa dia bersandiwara saat dikunjungi Sandi, tapi sepertinya laporan terhadap Subkhan justru direspons lebih cepat,” ujar Habiburokhman.

“Kami bingung mengapa kasus-kasus di mana kami yang dirugikan seolah lebih lambat direspons daripada jika pendukung kami yang dilaporkan. Kami mempertanyakan apakah benar hukum itu hanya tajam kepada kami?” lanjutnya.

Ia juga ragu apakah penahanan terhadap Subkhan sudah memenuhi syarat tertentu mengapa seseorang harus sampai ditahan.

“Soal penahanan, kami juga tidak tahu apakah syarat-syaratnya sudah terpenuhi. Apakah ada indikasi Subkhan akan melarikan diri, menghilangkan alat bukti, atau mengulangi pidana? Kalau tidak ada, seharusnya Subkhan tidak perlu ditahan,” tegasnya.

Ads

BACA JUGA: Subkhan, Petani Brebes yang Pernah Curhat ke Sandiaga Uno Ditahan Polisi

Subkhan ditahan pada Selasa (19/3/2019) malam pasca menjalani pemeriksaan kurang lebih 8 jam dan dicecar 16 pertanyaan oleh penyidik Polres Brebes. Berkat barang bukti cukup polisi akhirnya menahan Subkhan atas pertimbangan subjektif penyidik.

Usai menjalani pemeriksaan, Subkhan langsung dimasukkan ke sel tahanan Mapolres Brebes. Subkhan mengaku siap menjalani dan menghormati proses hukum.

“Insya Allah saya siap. Kita hormati proses hukum,” kata Subkhan.

Kasus bermula usai video Subkhan menangis dihadapan Sandiaga viral saat curhat masalah harga bawang yang anjlok. Selang beberapa hari, Sukro mengatakan Subkhan mengalami sakit jiwa dan pernah dirawat di RSJ Magelang. Akibat video itu, Subkhan mendatangi Sukro dan diduga berahir dengan pemukulan.

Subkhan pernah viral karena beredar video di media sosial (medsos) ketika curhat kepada Sandiaga. Namun belakangan, dia diketahui publik sebagai mantan anggota komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Brebes.

 

Loading...