Uncategorized

BPN: Visi Misi Prabowo-Sandi Diubah Supaya Mudah Dipahami Masyarakat

Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak (CNN Indonesia/Tiara Sutari)
Jurnalpolitik.id – Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku perubahan visi dan misi Prabowo-Sandi dilakukan supaya lebih mudah dipahami masyarakat.

Pertama, ada editing dalam tata bahasa supaya mudah ditangkap masyarakat. Kedua, ada tambahan-tambahan di aksi dan program supaya lebih detail supaya masyarakat bisa mendapatkan pesan yang lebih konkret,” kata Dahnil kepada wartawan, Kamis (10/1).

BACA JUGATKN: Visi-Misi Prabowo-Sandi Tak Jelas dan Menjiplak

Ketiga, ya desain supaya lebih eye catching, supaya ada nilai estetikanya. Jadi kita dorong estetika dan konten,” sambungnya.

Pada visi-misi tersebut juga dimasukkan poin krusial untuk di realisasikan Prabowo-Sandi dipemerintahan ke depan. Misalnya soal penanggulangan bencana.

“Misalnya yang krusial itu kita berorientasi pada ekonomi kebencanaan. Ini ada aksi yang lebih konkret, misal Pak Prabowo dan Bang Sandi akan mendorong membentuk Kementerian Penanggulangan dan Mitigasi Bencana. Jadi dikonkretkan gitu,” ucap Dahnil.

Revisi visi-misi tersebut juga dari usulan Prabowo-Sandi. Kata, Dahnil, Prabowo ingin lebih memperkuat ekonomi dan kebijakan berdasarkan UUD 1945. Kemudian juga memperkuat pesan visi masa depan pemerintah Prabowo Sandi yang ingin menghadirkan rasa aman dan makmur untuk semua rakyat.

Ads

“Jangan sampai keluar dari sana. Kemudian pesan persatuan juga harus kuat. Jadi jangan sampai pemimpin punya narasi memecah belah. Itu yang diperkuat di visi, itu usulan Pak Prabowo,” tuturnya.

Selain itu, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan tak butuh waktu lama bagi tim Prabowo-Sandi untuk melakukan revisi visi misi. Menurutnya, revisi visi misi dilakukan dalam waktu seminggu.

“Ketika Pak Prabowo minta direvisi dan menyampaikan buah pikirannya yang penting itu ya sebentar, hanya sekitar seminggu kemudian direvisi teman-teman di litbang,” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak.


Seperti diketahui, perubahan visi misi itu disetor ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu, 9 Januari 2019 kemarin. Sebelumnya visi misi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya berjumlah 13 halaman, kini menjadi 45 halaman.
Visi baru Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yaitu:


Terwujudnya Bangsa dan Negara Republik Indonesia yang adil, makmur, religius, dan bermartabat dalam bingkai persatuan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Loading...