Connect with us

Hukum

Resmi, KPK Tetapkan Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan sebagai Tersangka

Terbit:

pada

Taufik Kurniwan
Taufik Kurniwan. (Foto: Antara/Zul Sikumbang)

Jurnalpolitik.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan status tersangka terhadap Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan pada Selasa (30/10/2018).

Taufik Kurniawan diduga menerima suap terkait pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen yang bersumber dari APBN Tahun 2016 senilai Rp100 miliar.

“KPK menetapkan TK (Taufik Kurniawan), TK ini sebagai wakil ketua DPR RI periode 2014-2019, sebagai tersangka,’ kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam jumpa pers, dikutip dari video konpres yang dirilis di akun Twitter KPK, Selasa (30/10/2018).

“TK yang merupakan wakil ketua DPR diduga menerima hadiah atau janji,” lanjutnya.

Dalam kasus tersebut, Taufik diduga membantu Bupati nonaktif Kebumen Yahya Fuad, dalam pengurusan DAK Kabupaten Kebumen dan mendapatkan imbalan Rp 3,65 miliar.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu dianggap melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca juga: Tak Terima Politikus PAN Dicekal, Amien Rais “Serang” Ketua KPK

Dicekal ke luar negeri

Sebelumnya, Taufik telah lebih dulu dicegah bepergian ke luar negeri oleh KPK.

Surat permintaan pencegahan ke luar negeri terhadap Taufik Kurniawan dikirim oleh KPK ke Direktorat Jenderal Imigrasi, pada Jumat (26/10/2018).

“Surat (pencegahan ke luar negeri untuk Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan) ada,” kata Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Theodorus Simarmata, Minggu (28/10/2018).

Namun, saat itu belum ada komentar terkait pencegahan tersebut.

Pada 5 September 2018 lalu, Taufik diketahui mendatangi Gedung KPK. Dia mengaku kedatangannya untuk menyampaikan keterangan terkait mekanisme pembahasan APBN kepada penyelidik komisi anti-rasuah tersebut.

Taufik menegaskan bahwa kedatangannya hanya untuk memberikan keterangan, bukan sebagai saksi.

“Saya sampaikan kepada penyelidik (KPK) secara keseluruhan terhadap pembahasan APBN semua termasuk mekanisme keseluruhannya,” ujar Taufik, usai keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 5 September 2018.

Baca juga: Kecewa Karena Tak Berhasil Temui Pimpinan KPK, Amien Rais: Jangan Kami Diremehkan

Loading...
Sponsor
Loading...
Komentar

Trending