Connect with us

Pemerintahan

Gerindra: Gubernur Sulteng Kerja Pagi-Siang-Malam Tanpa Pencitraan, Tidak Seperti Jokowi

Terbit:

pada

Jurnalpolitik.id – Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade menanggapi pernyataan Ali Mochtar Ngabalin yang menuding Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggola, tak banyak membantu dalam menangani gempa di wilayahnya.

Longki yang juga kader Partai Gerindra, mendapat pembelaan dari rekan separtainya, Andre Rosiade. Menurut Andre, Longki bekerja keras tanpa pencitraan.

“Pertanyaannya, Bang Ngabalin sudah berapa kali ke ke Palu? Kan baru sekali. Makanya nggak tahu bagaimana Pak Longki bekerja pagi, siang dan malam melayani rakyatnya yang tertimpa musibah gempa dan tsunami,” kata Andre kepada detikcom, Minggu (7/5/2018).

Baca: Ngabalin Tanggapi Kritikan Oposisi Soal Penanganan Bencana Palu: Apa Lupa Gubernur Sulteng Itu Kader Gerindra?

Selain itu, Andre pun membandingkan kinerja Longki dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menangani korban bencana gempa dan tsunami di Sulteng.

“Bedanya Pak Longki nggak pencitraan bawa media seperti Pak Jokowi yang membangun pencitraan supaya terlihat bekerja tapi hasilnya tidak dirasakan masyarakat,” ucap Andre.

Andre mendesak pemerintah fokus memenuhi kebutuhan korban gempa Sulteng. Masyarakat, kata Andre, butuh hasil kerja nyata.

“Saran saya ke Bang Ngabalin, masyarakat butuh hasil kerja Pak Jokowi, bukan foto-foto Pak Jokowi terkesan peduli dan bekerja di tengah pengungsi,” katanya.

Sebelumnya, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengkritik pemerintah lambat menangani gempa Sulawesi Tengah. Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin, kemudian mengkritik balik Gerindra yang seolah membiarkan Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, tak hadir di tengah warganya sendiri yang sedang kesusahan. Padahal, Gubernur Sulteng itu adalah kader Gerindra.

“Apa Muzani lupa? Yang dibutuhkan itu juga motivasi kalian kepada Gubernurnya yang orang Gerindra itu. Dia itu Ketua Gerindra Sulawesi Tengah. Jangan Pasif dalam situasi seperti itu,” kata Ngabalin, Minggu (7/10/2018).

Loading...
Sponsor
Loading...
Komentar

Trending