Pemilu, Uncategorized

SBY Surati Prabowo Ajukan AHY sebagai Cawapres, Benarkah?

Jurnalpolitik.id – Beredar viral foto secarik kertas berisi pernyataan dukungan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono terhadap putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Prabowo Subianto pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Surat yang ditulis tangan tersebut lengkap disertai tanda tangan SBY, beserta tanggalnya. Isinya menyatakan keyakinan SBY jika nanti AHY menjadi Cawapres bagi Prabowo maka akan bisa mengurangi angka kemiskinan di Indonesia.

Berikut isi lengkap surat tersebut:

Demi bangsa dan negara yang dicintainya, Agus Harimurti Yudhoyono siap mengabdikan diri untuk Indonesia 2019-2024

Bersama Bapak Prabowo, saya yakin insyaallah AHY bisa mengurangi angka kemiskinan di negeri ini. Mari kita sambut pemimpin baru untuk Indonesia yang lebih baik.

SB Yudhoyono

Cikeas, 4 Agustus 2018

Foto: istimewa

Hoaks

Namun keaslian dari surat tersebut dibantah oleh pihak Partai Demokrat.

Sekretaris Jenderal PD Hinca Panjaitan dengan tegas mengatakan bahwa surat tersebut adalah hoaks.

Ads

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan meminta semua pihak berhenti menyebarkan hoaks atau informasi bohong.

Lebih lanjut Hinca juga meminta semua pihak untuk berhenti melakukan komunikasi politik yang jahat dan tidak benar.

“Stop hoaks dan stop komunikasi politik yang jahat dan tak benar. Mari berpolitik dengan etis dan benar,” kata Hinca saat dikonfirmasi, Sabtu (4/8).

Selain Hinca, Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean juga menyatakan bahwa surat tersebut adalah bohong belaka. Dia mengaku telah mengonfirmasi foto tersebut langsung ke SBY.

“Saya pastikan itu hoaks. Saya sudah konfirmasi langsung dengan SBY dan itu hoaks, itu bukan tulisan tangan SBY dan bukan tanda tangan SBY,” tegasnya.

Menurutnya, hoaks tersebut sengaja dibuat oleh seseorang untuk merusak nama baik SBY dan AHY.

Baca juga: SBY: Saya Bukan Bawahan Jokowi, Ngabalin Hati-hati Bicara

Loading...