Connect with us

Dunia

Sesumbar Trump: Semua Warga AS Akan Jatuh Miskin Jika Dirinya Dilengserkan

Terbit:

pada

Donald J. Trump

Jurnalpolitik.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan, semua warga AS bisa jatuh miskin jika dirinya dimakzulkan. Trump juga mengklaim, bagaimana bisa diberhentikan jika nyatanya dia mampu menciptakan kemajuan dan memperbaiki kondisi ekonomi Amerika Serikat.

“Jika saya diberhentikan, saya pikir pasar (keuangan) akan jatuh, saya pikir semua orang akan sangat miskin,” ujar Trump menanggapi pertanyaan dari Fox News, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (23/8).

Trump ditanya apakah dia yakin Demokrat akan mencoba mendakwa jika mereka memenangkan kembali kendali kongres.

“Saya tidak tahu bagaimana Anda dapat mendakwa seseorang yang telah melakukan pekerjaan hebat,” tutur Trump.

Trump bahkan memberi nilai “A +” terhadap kinerjanya memimpin Amerika Serikat selama ini.

“Saya memberi diri saya A +. Saya tidak berpikir ada Presiden yang pernah melakukan apa yang telah saya lakukan,” ucap Trump.

Baca juga: Mungkinkah Ivanka Trump Jadi Presiden AS Wanita Pertama?

Meski belum ada dua tahun memerintah, Trump mengklaim telah memotong pajak paling besar dalam sejarah.

“Anda melihat semua hal yang telah kami lakukan dengan ekonomi adalah yang terbaik yang pernah ada dalam sejarah. Satu-satunya hal yang saya lakukan dengan buruk adalah pers tidak memberitakan saya dengan adil,” pungkasnya.

Wacana pelengseran Donald Trump kian santer setelah mantan pengacaranya, Michael Cohen, mengaku memberikan uang tutup mulut kepada aktris porno dan model majalah dewasa. Cohen mengaku itu dilakukan atas perintah Trump.

Uang tutup mulut itu diberikan pada masa kampanye 2016 agar aktris porno yang dikenal dengan nama panggung Stormy Daniels, juga mantan model majalah Playboy, Karen McDougal, tak mengungkapkan kisah hubungan terselubungnya dengan Trump.

Dalam persidangan di New York, Cohen pun mengaku bersalah atas tuduhan pelanggaran pendanaan kampanye, penghindaran pajak, dan penipuan bank.

Trump pun langsung berkilah bahwa pelanggaran pendanaan kampanye “bukan kejahatan” meski Cohen dan jaksa menganggap sebaliknya.

Baca juga: 10 Temuan Menghebohkan dari Buku Trump ‘Fire and Fury’: ‘Hilang Akal’ Saat Menang Pilpres, Takut Tinggal di Gedung Putih

Loading...
Sponsor
Loading...
Komentar

Trending