Pemerintahan

Anies Mulai Kritik Jokowi: Negara Diabaikan, Seakan-akan Kedaulatan Tidak Penting

Anies Baswedan berbincang santai dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)
Anies Baswedan berbincang santai dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). (Foto: Tempo/Imam Sukamto)

Jurnalpolitik.id – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, diberi kesempatan menyampaikan sambutan di acara halalbihalal Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Anies selaku pemimpin daerah, menggunakan kesempatan itu untuk mengkritik pemerintah pusat.

Halalbihalal yang digelar di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, pada Rabu, 4 Juli 2018 itu hadir sejumlah elite politik, mulai dari Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Amien Rais hingga Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.

“Saya ini regional saja. Saya bagian mengatur Jakarta, lingkup provinsi. Jadi saya menyampaikan untuk meneruskan saja, bukan menambahkan,” kata Anies dalam pidatonya.

Anies menyampaikan pentingnya peran pemerintah dalam setiap permasalahan rakyat. Menurutnya, salah satu masalah besar yang dihadapi masyarakat adalah ketidakhadiran negara membela kepentingan rakyat.

“Negara diabaikan, seakan-akan kedaulatan tidak penting,” ujar Anies.

Baca juga: Amien Rais: Ada Dajal Ekonomi di Pemerintahan yang Membuat Mereka Gagah

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu menilai pemerintah pusat belum maksimal bekerja untuk rakyatnya. Ada kelompok masyarakat yang belum merasakan dampak kinerja pemerintah karena pemerintah tidak hadir ketika mereka bermasalah.

Demi menjaga marwah bangsa, lanjutnya, mesti ada sikap berdaulat yang mendasar di dalam diri para pemimpin nasional dan rakyatnya.

“Menurut saya, salah satu hal mendasar sebagai orang yang diberikan amanah menjalankan republik ini, adalah menyadari kedaulatan sebagai hal mendasar dalam menjalankan republik ini,” kata Anies.

Baca: Amien Rais Puji Anies Sebagai Gubernur Gagah Berani

Usai Anies berpidato, Wapres JK meninggalkan tempat acara. Anies sempat mengantarkan JK ke mobil dinasnya.

Kedekatan Anies dan JK semakin kentara di mata publik belakangan ini. Terakhir saat mereka berada satu mobil ketika pergi dan pulang menghadiri acara halalbihalal Nahdlatul Ulama dan ulang tahun ke-65 Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj, di Kantor PBNU Pusat, Jakarta, Selasa malam (3/7).

Media massa mengaitkan keakraban dua tokoh itu dengan peta politik jelang Pemilihan Presiden tahun depan.

RMOL

Loading...

Berita lainnya