Pemerintahan, Uncategorized

AHY: Pengangkatan Iriawan Labrak Undang-undang

Jurnalpolitik.id – Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menilai pengangkatan Komisaris Jenderal (Komjen) M. Iriawan sebagai penjabat Gubernur Jawa Barat telah melanggar undang-undang. Dia pun meminta pemerintah untuk mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.

“Pertama-tama, ada undang-undang yang dilabrak. Setahu kami, semua anggota TNI/Polri sejak reformasi nasional 1998, 20 tahun yang lalu, memiliki semangat agar terlepas dari peran-peran politik praktis,” katanya di Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (21/6/2018).

Meski demikian, AHY tak menyebutkan UU mana yang dilanggar terkat pengangkatan M. Iriawan. AHY hanya mengatakan, setiap anggota TNI atau Polri yang ingin berkarier dalam jabatan sipil harus mengundurkan diri atau pensiun dari kedinasan.

“Apa pun pangkatnya yang memiliki keinginan untuk bisa berkarier, personel tersebut harus lebih dulu mengundurkan diri atau pensiun,” ucap putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

Ads

Mendagri Tjahjo Kumolo (kanan) saat melantik M. Iriawan jadi Pj Gubernur Jabar. (Foto: Dok. Istimewa)

Selain undang-undang, pemerintah pun diimbau untuk memperhatikan etika politik terkait pengangkatan ini.

“Kalau keputusan yang diambil banyak masalahnya dan tidak membawa manfaat untuk orang banyak, ya sebaiknya diperhitungkan dan ditangguhkan,” ujarnya.

Diketahui, Iriawan dilantik menjadi penjabat Gubernur Jawa Barat menggantikan Ahmad Heryawan pada Senin, 18 Juni 2018 kemarin. Ia akan menjadi pejabat sementara sampai Gubernur Jawa Barat yang baru terpilih dalam pilkada serentak 2018.

Loading...