Hukum

Dipolisikan Faizal Assegaf, Fahri Ancam Balik: Saya Ringkus Intel Kampungan Itu!

Faizal Assegaf dan Fahri Hamzah
Faizal Assegaf (kiri) dan Fahri Hamzah

Jurnalpolitik.id – Faizal Assegaf melaporkan sejumlah petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke Polda Metro Jaya, Senin 21 Mei 2018. Tak terkecuali mantan politikus PKS, Fahri Hamzah.

Menanggapi pelaporan tersebut, Fahri justru melontarkan ancaman balik.

“Coba-coba dia ganggu PKS, saya akan ringkus intel kampungan itu. Saya punya banyak bukti dia agen,” kata Fahri kepada detikcom, Selasa (22/5/2018).

Namun Fahri tak menjelaskan maksud ‘intel’ yang dia tuduhkan ke Faizal.

Baca juga: Fadli Zon Curiga Ada yang Memperalat Orang Indonesia untuk Lakukan Aksi Teror

Diketahui, ada sejumlah nama petinggi PKS yang dilaporkan Faizal, di antaranya Presiden PKS Sohibul Iman, mantan Presiden PKS Anis Matta, dan beberapa kader PKS lainnya. Selain itu pengelola akun Twitter PKS dan Hilmi Firdausi tak luput dari laporan tersebut.

Mereka dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik dan/atau fitnah melalui media elektronik, Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU RI No 11 Tahun 2018 tentang ITE dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP.

Laporan Faizal teregister dengan nomor TBL/2743/V/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 21 Mei 2018.

“Mereka mengatakan saya melakukan fitnah keji, atas dasar kalimat fitnah keji itu saya melapor mereka perbuatan tidak menyenangkan, ujaran kebencian,” kata Faizal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/5) kemarin.

Selain itu, Faizal juga menduga beberapa elite PKS mendukung aksi terorisme di Indonesia.

“Ada juga beberapa akun yang saya duga berafiliasi dengan PKS dalam rangka pengaburan masalah fakta-fakta radikalisme dan terorisme di Indonesia. Jadi petinggi PKS itu ada tiga yang calon presiden dan calon wakil presiden yang saya adukan karena terduga mendukung secara terbuka radicalism dan terrorism di Indonesia,” kata Faizal.

Baca juga: Fadli Zon Laporkan Sekjen PSI Raja Juli Antoni dan Faisal Assegaf ke Bareskrim

Pelaporan ini, kata Faizal, juga sebagai tanggapan atas adanya laporan terhadap dirinya di Polda Jawa Timur yang dibuat oleh PKS. PKS melaporkan Faizal atas pernyataannya soal perlunya mengawasi kantor-kantor PKS selepas aksi teror di Surabaya.

“Soal pernyataan saya yang mengatakan bahwa peristiwa teroris di Jawa Timur, Surabaya. Harus kantor-kantor PKS itu diawasi karena diduga kader PKS melakukan nyinyiran mendukung terorisme di media sosial,” ujar Faizal.

Sementara itu, laporan PKS terhadap Faizal di Polda Jatim juga diunggah di akun Twitter @PKSejahtera. Akun itu melampirkan tanda bukti lapor di Polda Jatim. Faizal dilaporkan dengan dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3) dan/atau Pasal 45A ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Loading...

Berita lainnya