Pemerintahan

Amien Rais Bilang ‘Partai Setan’, Gerindra Ungkit Masa Lalu PAN

Desmond Junaidi Mahesa
Desmond Junaidi Mahesa

Jurnalpolitik.id – Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa menilai apa yang disampaikan Amien Rais soal ‘partai setan’ dan ‘partai Allah’ tidaklah penting. Justru Desmond mempertanyakan di mana posisi PAN, sebagai ‘partai setan’ atau ‘partai Allah’?

“[Pernyataan] Pak Amien kontraproduktif juga menurut saya. Ngapain begitu? Yang harus dibuktikan adalah kiprah PAN di parlemen. Perilaku politik Pak Amien dari dulu sampai sekarang ini, PAN di bukan bagian dari ‘partai setan’ atau PAN di ‘partai setan’? Kan agak susah juga,” kata Desmond kepada detikcom, Senin (16/4/2018).

Desmond kemudian mengungkit masa lalu PAN saat masih ada Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Diketahui, KMP adalah koalisi partai pendukung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, sedangkan KIH adalah partai pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Dalam kasus KMP dan KIH, yang memutar badan duluan dalam konteks konsistensi siapa? PAN juga,” tutur Desmond.

Desmond kemudian menceritakan soal sikap PAN yang dinilai pernah berpaling dari Gerindra yang membuatnya merasa tak nyaman saat itu.

“PAN pernah mempecundangi Gerindra, misalnya. Saya sebagai kader Gerindra kecewa. Ini kan masalah politik,” ujar dia.

Desmond tak terlalu mempermasalahkan isi omongan yang disampaikan Amien Rais. Justru Desmond berterima kasih karena Gerindra tak dimasukkan ke kategori ‘partai setan’. Kendati demikian dia tetap mempertanyakan konsistensi PAN di sisi Gerindra.

“Apakah perilaku partainya Pak Amien itu memang istiqamah dan amanah? Ataukah bagian dari permainan-permainan politik juga? Saya melihat dalam kasus KMP kemarin yang resisten terhadap komitmen itu adalah PAN juga,” tutur Desmond.

Tak hanya itu, Desmond juga mengungkit sikap PAN saat di koalisi pemerintahan era Presiden SBY dulu. Lantas, bagaimana dengan konteks menjelang Pilpres 2019?

“Kesan saya, yang paling untung mereka ambil, dalam kasus KMP, daya tahannya tidak seperti yang lain-lain,” kata dia.

“Kalau bicara tentang partai setan, yang mana dia untung dimakan. Kalau yang apa adanya, yang konsisten, mudah-mudahan itu bukan partai setan,” imbuh Desmond.

Diberitakan sebelumnya, Amien Rais melontarkan pernyataan ‘panas’ saat memberi tausiah setelah mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh Berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4) kemarin.

“Sekarang ini kita harus menggerakkan seluruh kekuatan bangsa ini untuk bergabung dan kekuatan dengan sebuah partai. Bukan hanya PAN, PKS, Gerindra, tapi kelompok yang membela agama Allah, yaitu hizbullah. Untuk melawan siapa? Untuk melawan hizbusy syaithan,” ujar Amien sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia.

Namun Amien enggan menjelaskan partai apa saja yang masuk kategori ‘partai setan’ ataupun ‘partai Allah’. Dimintai konfirmasi seusai acara, Amien menyatakan yang dimaksudnya adalah cara berpikir, bukan partai dalam konteks politik praktis.

Loading...

Berita lainnya