Pemerintahan

Pernyataan Kerap Berseberangan, Sandiaga: Hubungan dengan Anies Tetap Oke

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memimpin rapat SKPD pada hari pertama masuk kerja
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memimpin rapat SKPD pada hari pertama masuk kerja sebagai kepala daerah Ibukota di Gedung Balaikota DKI, Jakarta, 17 Oktober 2017. (Foto:Tempo/Subekti)

Jurnalpolitik.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno kerap bersilang pendapat. Apa yang dikemukakan oleh Anies kadang berbeda dengan yang dinyatakan Sandiaga.

Silang pendapat terakhir adalah mengenai PKL di Jalan Sudirman-Thamrin. Bila Anies menginginkan trotoar steril dari para pedagang, Sandi justru mewacanakan adanya kios PKL.

Sebelum itu, perbedaan pendapat keduanya juga ditemukan pada rumah DP 0 rupiah di Rorotan. Sandiaga menyatakan Pemprov terlibat dalam rumah petak DP 0. Namun, Anies menegaskan bahwa rumah petak Rorotan bukan bagian dari program Pemprov.

Baca: Batal ‘Groundbreaking’, Anies Malah Sebut Proyek DP Rp 0 di Rorotan Bukan Program Pemprov DKI

Namun menurut Sandiaga, perbedaan semacam itu adalah hal yang wajar. Sandi bahkan menegaskan hubungannya dengan Anies makin mesra.

“Kita sudah sepakat dari awal untuk pembagi tugas tidak berdasarkan sektor tapi berdasarkan kemampuan kita untuk memberikan nilai tambah di DKI. Tidak ada conflicting statement dari saya atau Pak Anies secara prinsip. Mungkin kalau ada pemahaman yang belum baik, itu perlu diluruskan,” ujar Sandi di Balai Kota Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Sandi pun memastikan hubungannya dengan DKI 1 masih sangat baik dan tidak ada masalah meski ada silang pendapat.

“Saya oke banget kok. Bro-bro banget dengan Pak Anies. Tidak ada masalah. Saya mandi tiap pagi di sini. Setiap keluar kamar mandi juga say hi sama dia. Tidak ada masalah. Dan kita semakin hari semakin mesra,” ucap politikus Partai Gerindra ini.

Terkait ketidakkompakan mengenai DP 0 rupiah Rorotan, Sandi kembali menegaskan bahwa tidak ada perbedaan dalam prinsip, tetapi hanya ada beberapa hal yang perlu disinkronkan.

“Tapi dari pengertian kita, bahwa misalnya yang tadi rumah dengan DP 0 rupiah di Rorotan saya melihat bahwa ini inisiatif yang sangat baik untum menghadirkan rumah yang terjangkau. Pak Anies melihat bahwa ini harus sesuai filosofi daripada kita untuk memberikan (rumah terjangkau) kepada masyarakat yang penghasilan di bawah Rp 7 juta. Jadi tinggal disinkronkan,” kata Sandiaga.

Baca juga: Dilaporkan Terkait Tanah Abang, Anies: Tegakkan Keadilan Tentu Ada Masalah

Loading...

Berita lainnya