SBY Curhat Ada Akun Twitter Palsu yang Coba ‘Benturkan’ Dirinya dengan Jokowi dan Megawati

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam jumpa pers di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (6/2. (Liputan6.com/JohanTallo)

Jurnalpolitik.id – Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengecam tindakan seorang oknum yang mencoba mengadu domba dirinya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum (Ketum) PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Upaya adu domba ini dilakukan lewat media sosial Twitter menggunakan akun palsu yang mengatasnamakan dirinya. Screenshot dari cuitan akun palsu tersebut Kemudian disebar di aplikasi pesan WhatsApp.

“Isinya sangat tidak bagus seolah-olah saya menyerang Presiden Jokowi dan Ibu Megawati. Bahasanya pun tidak baik, bukan begitu karakter dan kepribadian saya,” kata SBY dalam video berdurasi 1 menit 4 detik yang dia unggah di akun twitternya pada Senin (12/2/2018) pukul 13.00 WIB.

Dalam video tersebut SBY memperlihatkan secarik kertas yang merupakan print out dari akun Twitter palsu tersebut yang bertuliskan: “Saya tidak akan tinggal diam @jokowi saya akan bongkar siapa anda dan megawati sesungguhnya. Ayo muslim RI kita tunjukan niat kita *SBY*”.

Screenshot video Twitter SBY.

SBY menegaskan tak pernah menuliskan cuitan tersebut. Menurutnya, nada cuitan tersebut bukanlah sifatnya.

SBY meminta pengguna Twitter lain yang melihat akun serupa untuk memberi tahunya. Dia pun meminta aparat keamanan menindak tegas hal ini.

“Saya berharap pihak berwajib tertibkan ini, karena ini boleh dikatakan pembusukan terhadap saya, mengadu domba antara saya dengan Presiden Jokowi dan Ibu Megawati,” ujar SBY.

Berikut pernyataan lengkap SBY terkait hal tersebut:

Saudara-saudara, saat ini beredar akun Twitter saya yang dipalsukan. Dulu pernah terjadi tahun 2017, dipalsukan dan isinya tidak bagus. Seolah-olah saya menyerang Presiden Jokowi dan juga Ibu Megawati. Bahasanya pun tidak baik.

Bukan seperti itu karakter dan kepribadian saya.

Ini (menunjukkan screenshot) cuitan akun S. B. Yudhoyono.

Nah, sekarang diedarkan melalui WhatsApp Group. Kalau dahulu lewat Twitter. Ini tidak bagus. Saya harap saudara-saudara saya kalau menjumpai seperti ini tolong beritahu saya karena jelas itu palsu

Dan saya berharap pihak berwajib menertibkan hal seperti ini. Karena ini dapat disebut pembusukan terhadap saya dan juga mengadu domba antara saya dengan Presiden Jokowi dan Ibu Megawati.

Terima kasih.

Berikut videonya: