Hukum, Uncategorized

Terkait Densus Antikorupsi, Mantan Wakil Ketua KPK Sindir Polri Soal Rekening Gendut

Busyro Muqoddas menyangsikan kesiapan Polri terkait rencananya membentuk Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi atau Densus Antikorupsi.

“Harus dipikirkan ulang oleh Pak Kapolri. Apakah kondisi budaya yang ada di Polri sudah siap dan sudah diperhitungkan,” kata Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu di Gedung PP Muhammdiyah, Yogyakarta, Senin 23 Oktober 2017.

Menurut Busyro, sebelum berpikir untuk membentuk Densus Antikorupsi, mestinya kepolisian lebih dulu membersihkan internalnya, mulai dari tingkat Polsek hingga markas besar.

“Mulailah dari rekening gendut dulu saja,” kata dia seperti dikutip Antara.

Ia pun meragukan kesiapan Polri sebab selama ini banyak setoran-setoran dalam kasus korupsi yang melibatkan polisi. Ia mencontohkan kasus korupsi simulator ujian SIM yang melibatkan Irjen Pol Joko Susilo.

Ads

Meski ia meyakini bahwa banyak pula anggota kepolisian yang bersih dari kasus-kasus korupsi, namun banyaknya kasus ‘rekening gendut’ yang melibatkan anggota Polri patut menjadi bahan pertimbangan pembentukan Densus Antikorupsi.

Sebelumnya, Polri mengajukan anggaran untuk Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi senilai Rp 2,6 triliun dan meminta Komisi III DPR mendukung pengajuan anggaran tersebut karena merupakan kebutuhan dalam pembentukan unit khusus tersebut.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menilai wacana pembentukan Densus Tipikor di Kepolisian RI perlu segera direalisasikan.

Menurut dia, selama ini banyak kasus korupsi di Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri yang mandek karena sejumlah keterbatasan.

Loading...